Minggu, 19 Mei 2019

Sering Gatal di Area Intim, Hati-Hati Kutu Kemaluan!


Kutu kemaluan atau disebut juga dengan kutu kelamin adalahs alah satu serangga parasit yang hidup di rambut kasar manusia. Dalam hal ini, tentu saja hidup di rambut kemaluan. Serangga ini bisa menyebar dengan mudah dan membuat area intim Anda gatal tak tertahankan. Seperti apa gejala terserang kutu kemaluan dan bagaimana cara mengatasinya?

Gejala Terserang Kutu Kemaluan
Ada gejala yang terjadi ketika Anda terserang kutu kemaluan ini. Pertama, Anda akan merasakan rasa gatal di sekitar area intim yang sangat parah. Seringkali rasa gatal itu makin parah di malam hari. Sebenarnya, gatal itu bukan karena gigitan si kutu melainkan karena reaksi alergi atau hopersensitivitas kulit terhadap air liur si kutu.

Gejala lainnya yang terjadi pada Anda ketika terserang kutu kemaluan ini adalah bintik kecil berwarna merah kebiruan pada kulit bekas gigitan kutu. Lalu, ada bintik cokelat pada pakaian dalam yang merupakan kotoran si kutu. Anda juga bisa melihat telur kutu dan kutu pada rambut area kemaluan itu.

Pada kondisi yang lebih buruk, keberadaan kutu kemaluan ini bisa menyebabkan demam dan peradangan serta iritasi. Hanya saja, terkadang gejala tersebut tidak muncul pada sebagian penderita. Namun, mereka tetap bisa menularkannya kepada orang lain melalui aktivitas hubungan seksual.

Bagaimana Cara Mengatasinya?
Ketika terserang kutu kelamin, tentunya Anda tak bisa bebas berhubungan intim dan menerapkan posisi bercinta yang Anda suka. Sebab, kutu kemaluan itu akan langsung menular pada pasangan Anda. Untuk cara mengatasi penularan, Anda sebaiknya menghindari aktivitas hubungan seksual atau kontak langsung dengan orang lain.

Selain itu, sebaiknya juga tidak berbagi barang dengan orang yang menderita kutu kelamin ini karena meski jarang, tetap ada kemungkinan untuk penularan melalui penggunaan barang. Ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan bahwa And atidak terinfkesi kutu kelamin ini. 

Untuk pengobatannya sendiri, biasanya dilakukan dengan menggunakan obat topkal seperti losion, krim dan sampo antiparasit. Obat ini biasanya digunakan di area luar yang terinfeksi kutu kemaluan itu. Selain itu, ada baiknya obat ini juga diberikan ke seluruh tubuh bagian  luar untuk mencegah adanya kutu di luar area intim.

Lama pengobatan biasanya adalah 9 sampai 10 hari. Namun, ketika menggunakan obat ini, Anda harus siap dengan efek samping yang ada. Efek samping dari penggunaan obat ini adalah rasa gatal, merah dan panas pada kulit.

Kutu kemaluan bisa menyerang siapa saja karena ia bisa dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Oleh sebab itu, jagalah kebersihan dan jangan gonta-ganti pasangan. Kalau Anda butuh info lain mengenai reproduksi, seks hingga parenting, Anda bisa ke Orami Magazine saja. Kunjungi orami.co.id untuk berbagai info menarik lain yang bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar